Mengapa Tidak Ada Shio Kucing Dalam Astrologi China

penjelasan mengapa tidak ada shio kucing dalam astrologi china


Astrologi China, atau yang dikenal dengan shio, telah menjadi bagian penting dari budaya Tiongkok selama berabad-abad. Shio sering digunakan untuk menentukan kompatibilitas pasangan, meramal keberuntungan, dan membuat keputusan penting dalam hidup.

Tahun-tahun dalam kalender Cina dibagi menjadi siklus 12 tahun, sesuai dengan keberadaan 12 shio yang meliputi tikus, kerbau, macan, kelinci, naga, ular, kuda, kambing, monyet, ayam, anjing, dan babi. Namun, di antara hewan-hewan tersebut, kucing tidak diangkat sebagai salah satu shio.

Legenda Kucing Tidak Masuk Dalam Shio


Diantara 12 shio, ada satu hewan yang tidak termasuk dalam shio, yaitu kucing. Mengapa kucing tidak termasuk dalam salah satu shio? 

Ada beberapa versi mengenai alasan mengapa kucing tidak menjadi shio. Salah satu versi yang populer adalah kisah tentang persahabatan antara tikus dan kucing, di mana keduanya berjanji untuk ikut perlombaan bersama. Namun, keesokan harinya, tikus memilih untuk tidak membangunkan kucing dan pergi sendirian untuk menyeberangi sungai pada pagi hari.

Dengan cerdiknya, tikus menumpang di badan kerbau untuk menyeberangi sungai. Setelah berhasil, tikus langsung melompat dan menjadi yang pertama tiba. Inilah mengapa tikus menjadi shio yang pertama dalam siklus, yang terkenal akan kecerdikannya. Kerbau, yang merupakan pekerja keras, menduduki urutan kedua.

Selanjutnya, macan tiba sebagai shio ketiga setelah kerbau. Ini berarti tahun 2022 akan menjadi tahun macan. Kelinci tiba berikutnya, diikuti oleh naga. Meskipun Kaisar Giok mengira naga akan menjadi yang pertama tiba, ternyata naga datang kelima.

Naga kemudian bercerita bahwa dalam perjalanan, ia menolong desa yang membutuhkan hujan atau memadamkan kebakaran di tempat yang dilewatinya. Kaisar Giok sangat terkesan dengan aksi heroik naga. Setelah kelinci dan naga tiba, hewan-hewan lainnya mulai bermunculan.

Kuda dan ular tiba bersamaan. Meskipun kuda sebenarnya bisa tiba lebih awal, ia terkejut melihat ular di sisinya, sehingga ular berhasil menyalipnya dan meraih urutan keenam. Ada tiga shio yang bekerja sama saat menyeberangi sungai, yaitu kambing, ayam, dan monyet, yang membuat Kaisar Giok juga sangat terkesan dengan kolaborasi mereka.

Anjing menjadi shio kesebelas dan datang menyusul karena sempat bermain-main di sungai. Terakhir, babi tiba dengan santai dan menjadi penutup siklus shio.

Lalu, bagaimana dengan kucing? 


Berbagai cerita juga menyebutkan bahwa kucing gagal menyeberangi sungai pada waktunya sehingga ditinggalkan di zodiak. Salah satu legenda mengatakan bahwa kucing merencanakan dengan sahabatnya, tikus, untuk menyeberangi sungai di atas lembu. Namun, saat tikus melompat dari lembu untuk mendarat di garis finish terlebih dahulu, kucing justru jatuh ke sungai.

Versi lain menyebutkan bahwa tikus berbohong kepada kucing tentang tanggal perlombaan, sehingga kucing tiba satu hari lebih lambat dari binatang lainnya. Kucing terlambat bangun dan gagal menang lomba. Akibatnya, kucing masih sering mengejar-ngejar tikus hingga kini. 

Kisah-kisah ini diyakini menjelaskan kebencian kucing akan air, mengapa kucing tidak menjadi bagian dari zodiak China dan hubungan konflik antara kucing dan tikus.

Alasan Lain Kucing Tidak Masuk Dalam Shio


Selain kisah legenda dibalik tidak adanya Shio Kucing dalam kalender China, ada beberapa alasan lain yang dikemukakan untuk menjelaskan hal ini.

1. Kucing Tidak Ada di Tiongkok Kuno

Salah satu alasan mengapa kucing tidak termasuk dalam shio adalah karena kucing tidak ada di Tiongkok kuno. Kucing pertama kali diperkenalkan ke Tiongkok pada abad ke-5 Masehi oleh pedagang Arab. Sebelumnya, kucing tidak dikenal oleh orang-orang Tiongkok.

2. Kucing Dianggap Hewan yang Tidak Beruntung

Dalam budaya Tiongkok kuno, kucing dianggap sebagai hewan yang tidak beruntung. Kucing sering dikaitkan dengan kematian, kesialan, dan roh jahat. Oleh karena itu, kucing tidak disukai oleh sebagian besar orang Tiongkok.

3. Kucing Tidak Punya Peran Penting dalam Pertanian

Shio pada dasarnya merupakan sistem zodiak yang didasarkan pada siklus pertanian. Hewan-hewan yang termasuk dalam shio adalah hewan-hewan yang memiliki peran penting dalam pertanian, seperti sapi, kuda, babi, dan anjing. Kucing tidak memiliki peran penting dalam pertanian, sehingga tidak termasuk dalam shio.

4. Kucing Tidak Membawa Keberuntungan

Dalam budaya Tiongkok, shio juga digunakan untuk menentukan keberuntungan seseorang. Hewan-hewan yang termasuk dalam shio dipercaya membawa keberuntungan bagi mereka yang lahir di tahun tersebut. Kucing tidak dianggap membawa keberuntungan, sehingga tidak termasuk dalam shio.

Itulah beberapa alasan mengapa kucing tidak termasuk dalam shio. Meskipun tidak termasuk dalam shio, kucing tetap menjadi hewan yang populer di Tiongkok. Kucing sering dipelihara sebagai hewan peliharaan dan dianggap sebagai hewan yang lucu dan menggemaskan.

Posting Komentar untuk "Mengapa Tidak Ada Shio Kucing Dalam Astrologi China"