![]() |
| Daftar Tipe Aki Motor Honda, Yamaha, dan Suzuki Lengkap |
Accu atau biasa disebut aki adalah salah satu komponen vital kelistrikan sepeda motor. Komponen ini berfungsi sebagai sumber dan penyimpan energi listrik yang dibutuhkan untuk mengoperasikan berbagai perangkat pada sepeda motor.
Tanpa aki yang bekerja dengan baik, banyak sistem pada motor tidak dapat berfungsi secara optimal.
Aki motor bekerja dengan cara menyimpan energi listrik dalam bentuk energi kimia dan kemudian mengubahnya kembali menjadi energi listrik saat dibutuhkan.
Di dalam aki terdapat beberapa komponen utama seperti anoda, katoda, dan elektrolit.
Ketiga komponen ini bekerja bersama melalui proses kimia untuk menghasilkan tegangan listrik yang diperlukan oleh sistem kelistrikan motor.
Selain melakukan perawatan yang tepat, sehingga aki tetap awet dan mampu bekerja secara optimal, pemilihan jenis aki yang sesuai juga akan membantu menjaga performa kendaraan tetap baik.
Fungsi Accu
Aki motor berfungsi sebagai pusat sumber energi listrik untuk menyalakan mesin (starter elektrik), mendukung sistem pengapian, serta menyuplai daya ke komponen kelistrikan seperti lampu, klakson, dan sistem injeksi (ECU).
Aki menyimpan arus DC dan menjaga tegangan tetap stabil saat mesin menyala.
- Penyedia Energi Utama untuk Starter: Menggerakkan dinamo starter untuk menghidupkan mesin, terutama pada motor injeksi modern yang tidak memiliki kick starter.
- Penyuplai Sistem Kelistrikan: Memberikan arus listrik untuk lampu utama, lampu sein, lampu rem, klakson, dan panel instrumen (speedometer/indikator bahan bakar).
- Sistem Pengapian dan Injeksi:Mendukung kinerja Engine Control Unit (ECU), fuel pump, dan injektor agar pembakaran optimal.
- Penyimpan dan Penstabil Arus: Menyimpan listrik dari spul/alternator dan menjaga voltase tetap stabil, mencegah komponen elektronik cepat rusak.
- Sumber Daya Tambahan: Memberikan energi untuk aksesoris seperti alarm anti-maling atau charger HP.
Peran Aki Motor Dalam Menghidupkan Mesin
Ketika kunci kontak motor dinyalakan, aki akan menyalurkan energi listrik ke berbagai sistem kendaraan.
Energi listrik ini digunakan untuk membantu proses menyalakan mesin, terutama pada motor yang menggunakan starter elektrik.
Selain membantu menyalakan mesin, aki juga menyuplai listrik untuk berbagai komponen lain seperti:
- lampu utama dan lampu sein
- klakson
- panel indikator
- serta berbagai aksesoris tambahan pada kendaraan.
Motor yang menggunakan aki dengan kondisi baik akan lebih mudah dihidupkan dan sistem kelistrikannya dapat bekerja dengan stabil.
Jenis Aki Motor yang Umum Digunakan
Saat memilih aki motor, penting untuk menyesuaikannya dengan jenis dan kebutuhan kendaraan.
Secara umum terdapat dua jenis aki motor yang banyak digunakan, yaitu:
1. Aki Basah
Aki basah menggunakan cairan elektrolit berupa larutan asam sulfat sebagai media penghantar listrik. Jenis aki ini memerlukan perawatan rutin seperti pengecekan dan penambahan cairan aki.
Jenis aki basah umumnya digunakan pada tipe motor lama, sedangkan pada saat ini aki basah sudah jarang digunakan untuk motor keluaran baru.
2. Aki Kering
Aki kering atau maintenance free (MF) memiliki elektrolit yang sudah tersimpan di dalam sel aki sehingga tidak memerlukan pengisian ulang cairan.
Perawatannya lebih mudah dibandingkan aki basah.
Secara umum, aki Basah digunakan untuk motor keluaran lama, sedangkan motor-motor baru yang diproduksi saat ini sudah mengadopsi Aki Kering.
Merk Aki Premium
Terdapat banyak merk aki di pasaran, jumlahnya bisa mencapai belasan, namun secara umum ada 2 merk aki yang paling banyak digunakan oleh produsen sepeda motor di Indonesia.
Kedua merk tersebut adalah GS dan Yuasa. Bisa dikatakan, keduanya tersebut merupakan aki bawaan sepeda motor yang dirakit di Indonesia.
Secara harga, sesuai dengan kualitasnya, baik aki GS dan Yuasa, memiliki tingkat harga jual yang lebih mahal juga dibandingkan aki pada umumnya. Bahkan selisih harganya bisa separuhnya.
Berikut tipe aki dan aplikasi penggunaannya sesuai dengan jenis motor.
Tipe Aki Dan Aplikasinya Pada Motor
AKI BASAH
GS GM5Z / Yuasa YB5LB
GM5Z adalah kode aki produk GS, sedangkan YB5LB adalah aki produk Yuasa.
Spesifikasi : voltese 12volt, ampere 5Ah (ampere hour)
Aki tipe ini merupakan jenis aki basah dan termasuk banyak digunakan pada berbagai merk motor tipe lama, yaitu :
HONDA
Astrea Grand, Mega Pro Lama (Primus/Hiu), Supra Lama, Supra 100, Supra 110, Supra Fit, Legenda
YAMAHA
Mio Lama, Mio Sporty, Mio Smile, Jupiter lama, Jupiter Z Burhan, Jupiter MX Lama, Jupiter MX 135 Lama, Jupiter Z Lama, Alfa, FI, FIZ, F1ZR, Crypton, Vega Lama, Vega R/RR, Vega ZR, Sigma, RXZ.
SUZUKI: Satria R 2 Tak (Lumba), Shogun 110 / Shogun Kebo, Smash, Titan, Tornado, Bravo, RC, Titan 115
KAWASAKI
Kaze, Blitz, Blitz Joy, Zone
VESPA
Bossowa, Exclusive, Corsa Matic
Kymco
Spike, Cevira
Lainnya : Bajaj Pulsar 135, motor bebek China
GS GM4-3B / Yuasa YB4L-B
Spesifikasi: voltase 12 volt, ampere 4Ah.
HONDA :
Astrea 800, Astrea Star, Astrea Prima
GS GM3-3B / Yuasa YB3L-B
Spesifikasi : 12 volt, 3Ah.
YAMAHA :
RX king Baru ( 95- 2008), RXZ, RZR, Touch, Tiara, RX King lama 6v yang sudah diubah kelistrikannya menjadi 12 volt.
SUZUKI :
Satria 120 2T, Satria R, RC100
KAWASAKI
Ninja 150 R, Ninja 150 SS
GS astra GM2,5-3C-2 / Yuasa 2.5 L-C
Spesifikasi : 12 volt, 2.5Ah
HONDA :
GL Pro, GL Max, GL 100 CDI, GL Pro Neotech, GL Max Neotech, Mega Pro lama, NSR lama, Win 12 volt.
GM7B-4B / YB7B-B Yumicron
Voltase 12V, ampere 8Ah
HONDA:
Tiger series, Mega Pro Electric stater,
YAMAHA
Scorpio, Scorpio Z, Nouvo (2004-2007), SR 500
SUZUKI
Thunder 125
TOSSA
Tossa Hercules, Tossa Jaguar, Tossa Tiger
Beneli Petagonian Eagle (2019)
GS ASTRA 6N4-2A-4 / Yuasa 6N4-2A-4
Voltase 6V, ampere
HONDA
Win, C70, C700, C800
Yuasa 12N10-3B
SUZUKI :
Thunder 250
KAWASAKI :
Binter Merzy
VESPA :
PX 150, Excel, P 200 XE Spartan, Piaggio PX150/200
MOTOR RODA TIGA :
Viar, Kaisar, dan Nozomi.
AKI KERING
GS GTZ-5S / Yuasa YTZ5S
Ini merupakan jenis tipe aki kering dan paling banyak digunakan oleh berbagai motor.
HONDA
Beat, Vario 110, Scoopy, Supra X 125, MegaPro New (Monoshock), Revo / Absolute Revo, Spacy, Blade, Genio, CS-1, Verza, Karisma, Kirana, Supra X 125, SupraX 125 Helm In
YAMAHA
Mio Soul, Mio Soul GT, Mio GT, Mio J, Mio M3, Mio Z, Mio Gear, Mio S (Bukan Mio Lama, Bukan Mio Sporty, Bukan Mio Smile), Fino, Vixion, Byson, Xeon / Xeon RC, Jupiter MX (2010 keatas), Jupiter MX King, Jupiter Z (2010 keatas), Jupiter Z1, R15, MT-15, X-Ride 115 / 125, NVL, NVA, R15, Aerox 125, Lexam, Xabre, Vega Force (Bukan Vega R, Bukan Vega ZR, Bukan Vega Lama), XSR 155, Fino Premium, Fino Sporty, WR 155
SUZUKI
Shogun 125, Shogun RR, Shogun SP, Spin, Skywave, Skydrive, Nex, Lets, Address, Hayate 125, Arashi, Axelo, Shooter, RGV 250.
KAWASAKI
ZX 130, New ZX 150, New Ninja RR 150, Athlete 125 / 150
GS GTZ7S / Yuasa YTZ6V
HONDA
Vario 125, Vario 150, Vario 160, Beat Pop ISS, Scoopy All New, Sonic 150 R, Supra GTR 150, CBR 150, CB 150, PCX 125, PCX 150, ADV 150, ADV 160, Scoppy ISS, Genio ISS, SH 150 i
YAMAHA
Nmax, Aerox 155, Lexi, Fino Grande, Gear 125, Freego S / S ABS, XT 225, WR 250F, TTR 150, YZF , R15
SUZUKI
Satria FU 150, GSX R 150, GSX S 150, GSX Bandit, Suzuki Burgman 125, Satria Young Star F115, GSX 160
KAWASAKI
KLX 150, D-Tracker 150, W 175
VESPA
Sprint, Primavera, S 125, LX 125, LX 150, GTS 150, Piaggio Liberty
Apa Arti Kode Aki Seperti YTZ5S, YTZ6V dan YTZ7V?
Saat mencari aki motor, Anda mungkin lebih sering menemukan kode seperti:
- YTZ5S
- YTZ6V
- YTZ7S
- YTZ7V
- GTZ5S
- GTZ6V
- GTZ7S
- NTZ6V
Kode tersebut bukan nama model motor, melainkan kode spesifikasi baterai.
Hal yang perlu diperhatikan ketika mengganti aki antara lain:
1. Tegangan (V)
Motor modern umumnya menggunakan aki 12 volt.
2. Kapasitas (Ah)
Menunjukkan kemampuan aki menyimpan energi listrik.
3. Dimensi fisik
Aki harus dapat dipasang pada dudukan yang tersedia.
4. Posisi terminal
Posisi kutub positif dan negatif harus sesuai.
5. Teknologi aki
Misalnya MF, AGM, atau tipe lainnya.
6. Kemampuan starter
Kebutuhan arus starter harus sesuai dengan sistem kelistrikan motor.
Apakah Kode Aki yang Mirip Bisa Saling Menggantikan?
Belum tentu.
Misalnya terdapat aki dengan kode yang terlihat hampir sama, tetapi berbeda kapasitas, dimensi, terminal, atau karakteristik kelistrikan.
Karena itu, jangan hanya berpatokan pada tulisan 12V.
Aki 12V belum tentu otomatis cocok untuk semua motor 12V.
Sebagai contoh, Yamaha secara resmi mencantumkan perbedaan baterai antara beberapa varian NMAX dan Aerox.
Cara Mengetahui Tipe Aki Motor yang Tepat
Sebelum membeli aki baru, lakukan beberapa langkah sederhana berikut.
1. Lihat kode aki lama
Kode biasanya tercetak pada bagian atas atau samping aki.
Contohnya:
YTZ6V
atau
GTZ5S
Catat kode tersebut sebelum membeli aki pengganti.
2. Cek buku manual
Buku manual merupakan salah satu sumber paling aman untuk mengetahui spesifikasi baterai motor.
3. Perhatikan tahun motor
Motor dengan nama yang sama belum tentu menggunakan aki yang sama.
Contohnya NMAX generasi lama, NMAX Connected, NMAX Turbo, dan NMAX Neo dapat memiliki spesifikasi baterai berbeda.
4. Perhatikan varian
Varian ABS, Standard, CBS, ISS, Connected, dan sebagainya dapat memiliki kebutuhan kelistrikan yang berbeda.
5. Jangan hanya berdasarkan kapasitas Ah
Kapasitas harus sesuai, tetapi ukuran fisik dan konfigurasi terminal juga penting.
Tipe aki motor Honda, Yamaha, dan Suzuki sangat beragam, dan perbedaannya tidak hanya berdasarkan merek motor tetapi juga model, generasi, tahun produksi, dan varian.
Beberapa kode yang sering dijumpai antara lain YTZ5S, YTZ6V, YTZ7S, YTZ7V, GTZ5S, GTZ6V, GTZ7S, dan NTZ6V.
Hal terpenting ketika mengganti aki adalah mencocokkan:
kode aki + tegangan + kapasitas + dimensi + posisi terminal + rekomendasi pabrikan.
Jangan langsung membeli aki hanya berdasarkan nama motor. Honda BeAT, Yamaha NMAX, atau Suzuki NEX yang berbeda generasi bisa saja memiliki spesifikasi aki yang berbeda.
Demikian daftar tipe aki motor dan aplikasi penggunaannnya sesuai jenis motor, semoga bermanfaat.



Posting Komentar untuk "Daftar Tipe Aki Sepeda Motor Dan Aplikasi Penggunaannya Sesuai Jenis Motor (Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki)"