Benarkah Mengkonsumsi Kopi Instan Berbahaya Bagi Tubuh Kita? Ini Penjelasannya

Minum kopi memang bermanfaat, antara lain membuat kita tidak mudah ngantuk. Kafein yang terdapat pada biji kopi memberi efek detak jantung lebih cepat, sehingga membuat otak lebih aktif. Hal ini membuat orang akan terjaga lebih lama. Tapi bagaimana dengan kopi instant atau sering disebut juga kopi sachet?
Bahaya Kopi instan
Kopi instant memang nikmat tapi perhatikan kandungannya.
Banyak informasi yang menyebutkan kopi instan berbahaya bagi kesehatan karena kandungannya bermacma-macam. Seperti gula yang berlebihan atau adanya zat perisa. Bahan yang digunakan bukan kopi murni, atau hanya sedikit kandungan kopinya, sebagian besar lainnya tidak jelas. Benarkah demikian?

Masyarakat sendiri banyak yang menganggap semua kopi dalam kemasan, khususnya sachet, merupakan kopi instan. Atau kopi instan disalahartikan sebagai minuman serbuk kopi yang dicampur dengan gula, susu atau krimmer. Padahal tidak begitu. Kopi instan tidak selalu identik dengan kopi sachet. Produk kopi pun banyak jenisnya.

Disarikan dari berbagai sumber, berikut penjelasan tentang kopi instan atau kopi sachet yang seharusnya dipahami.

BPOM telah memberikan definisi dan kategorisasi terhadap produk kopi di pasaran. Dalam Peraturan Kepala BPOM No 21/2016 tentang Kategori Pangan, telah diatur definisi dan karakteristik dasar pangan olahan kopi serbuk. Di antaranya, kopi bubuk, kopi instan, kopi dekafein, kopi instan dekafein, minuman serbuk kopi gula susu, minuman serbuk kopi gula krimer, dan minuman serbuk kopi gula.



- Kopi bubuk merupakan biji kopi yang disangrai kemudian digiling, kandungan kafein anhidrat tidak lebih dari 2%.
- Kopi instan merupakan produk kering mudah larut dalam air, kandungan kafein tidak kurang dari 2% dan tidak lebih dari 8%, diperoleh seluruhnya dengan cara mengekstrak dengan air dari biji kopi (Coffea sp) yang telah disangrai.
- Kopi dekafein / Kopi instan dekafein merupakan kopi/ kopi instan yang sebagian besar kafeinnya telah dihilangkan.
- Minuman serbuk kopi gula/kopi gula susu/kopi gula krimer berbentuk bubuk, terdiri dari campuran kopi bubuk dan atau kopi instan, gula serta susu/krimer, dengan atau tanpa penambahan bahan pangan lain.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian nomor 03/M-IND/PER/1/2016, Kopi instan (murni tanpa dicampur bahan lain) termasuk kopi instan dekafein baik dalam kemasan ritel atau bentuk curah/bulk diwajibkan memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) 2983 : 2014. Seluruh produk kopi instan yang beredar di pasaran dan memiliki nomor izin edar (MD/ML) telah melalui  proses penilaian terhadap keamanan, mutu, gizi dan label produk.

Semua produk kopi tersebut ada yang dikemas kecil dalam bentuk sachet, maupun dalam bentuk curah.

Menurut pakar kopi Indonesia, Tuty H. Mochtar, kopi instan dihasilkan dari konsentrat kopi asli yang dikeringkan dengan dua cara. Ada spray drying dan freeze drying.

Spray drying adalah kopi konsentrat yang dikeringkan dengan cara diembuskan untuk menjadi butiran-butiran kopi instan. Sedangkan freeze drying adalah konsentrat kopi yang dibekukan, lalu dihancurkan menjadi kopi instan.

Dalam pembuatan kopi instan tanpa adanya penambahan kandungan lain seperti gula ataupun krimmer, semata murni dari konsentrat.

Berbeda dengan minuman serbuk kopi, kalau yang ini baru ada penambahan bahan lagi. Tidak hanya berupa gula atau krimer, tapi juga esens agar tetap muncul aroma kopi. Nah, minuman serbuk kopi inilah yang paling banyak variannya di pasaran dengan berbagai merek dan seringkali tanpa penjelasan memadai tentang kandungannya.

Minuman serbuk kopi inilah yang sering disalahpahami sebagai kopi instan atau kopi sachet. Padahal keduanya jelas sangat berbeda sebagaimana penjelasan diatas. Kopi instan memang kebanyakan dikemas dalam sachet agar praktis, sebagaimana juga minuman serbuk kopi. Yang membedakan adanya komposisi kandungannya.

Sebagaimana ditulis portal Pojoksatu.id, pada beberapa merek kopi instan, ditemukan kandungan akrilamida yang sangat tinggi.

Akrilamida adalah senyawa beracun yang terbukti dalam beberapa penelitian menyebabkan kanker pada hewan. Menurut Food and Drug Administration (FDA), akrilamida juga bisa menyebabkan kerusakan saraf.



Mengutip Livestrong, senyawa ini nyatanya telah ditemukan dalam kemasan kopi instan yang beredar. Beberapa merek dan jenis kopi instan memiliki jumlah akrilamida yang sangat tinggi, dibandingkan dengan kopi bubuk.

Dibandingkan kopi bubuk yang diproses langsung dari biji kopi, jumlah kafein dalam kopi instan cenderung lebih rendah.

Kopi bubuk memiliki kandungan 70-140 mg kafein, sedangkana kopi instan hanya sekitar 30-90 mg. Perbedaan ukuran ini tentu akan memengaruhi dampak dari kopi.

Padahal mengonsumsi kafein dengan dosis yang pas bisa membawa manfaat bagi tubuh. Secara alami kafein memiliki manfaat dalam meningkatkan konsentrasi, sehingga turut membantu proses pembentukan daya ingat di otak. Batas aman kafein yang bisa ditoleransi oleh tubuh orang dewasa yang sehat secara fisik adalah 200-300 mg/hari atau setara 2-4 gelas kopi/hari.

Di Indonesia, kopi instan yang banyak beredar di pasaran juga biasanya banyak mengandung pemanis dan krim. Jika dikonsumsi secara berlebihan, kopi instan dapat mendatangkan penyakit, salah satunya diabetes. Karena itu, Anda perlu membatasi konsumsi kopi instan.

Jadi kesimpulannya, yang terbaik ketika Anda mengkonsumsi kopi instan perhatikan komposisi kopi sachet. Apakah itu termasuk kopi bubuk, kopi instan, atau justru sekadar minuman serbuk kopi? Hal ini seharusnya tercantum dalam kemasan sachet. Jika komposisi kandungan didalamnya tidak ada, Anda patut mempertanyakan.

Sebaiknya Anda membeli kopi sachet dengan kandungan 100 persen biji kopi. Jika tidak terbiasa meminum kopi tanpa gula, tinggal menambahkan gula atau susu secara terpisah. Bukankah sekarang ada gula sachet dan produk susu UHT atau pasteurisasi dalam kemasan kecil?.

Tapi jika alasan kemudahan dan kepraktisan menjadi pertimbangan Anda untuk lebih memilih kopi instant dalam sachet tanpa mau tahu kandungannya, artinya Anda juga tidak peduli terhadap resiko dan dampaknya pada kesehatan Anda.
loading...

Labels: Kesehatan, Kopi

Thanks for reading Benarkah Mengkonsumsi Kopi Instan Berbahaya Bagi Tubuh Kita? Ini Penjelasannya. Please share this article.

Share:

0 Komentar untuk "Benarkah Mengkonsumsi Kopi Instan Berbahaya Bagi Tubuh Kita? Ini Penjelasannya"