Tips Cara Memilih Nama Domain Untuk Website

Memilih nama domain - Domain adalah alamat website atau blog. Setiap website memiliki alamat (nama domain) yang unik yang menjadi identitas website/blog tersebut, yang sekaligus membedakan dengan alamat website lain.

Cara memilih nama domain untuk website.

Suatu domain tertentu yang sudah digunakan sebagai alamat website, TIDAK BISA digunakan sebagai alamat untuk website yang lain. 

Domain terdiri dari dua bagian, yaitu :
1. Nama domain
2. Ekstensi (Extension)

Sebagai contoh:  GOOGLE.COM

GOOGLE  adalah nama domain
COM adalah extension.

Penamaan nama domain hanya diijinkan menggunakan huruf, angka dan garis penghubung. Pengunaan huruf kapital dan huruf kecil diabaikan. Artinya:

GOOGLE.com dan Google.Com atau gOOgLe.cOm akan tetap menuju ke halaman google.com semua.

EKSTENSI :
Selain nama domain, sebuah domain juga memiliki nama belakang atau ekstensi, yang disebut TLD (Top Level Domain). TLD merupakan rujukan kepada huruf-huruf terakhir setelah tanda titik dalam sebuah nama domain.

Ada 2 macam ekstensi yang populer, yaitu :

1. generic TOP LEVEL DOMAIN (gTLD), yaitu domain yang dipergunakan oleh berbagai organisasi, diantaranya :


Kode Domain
Keterangan


.com
com (commersial) digunakan untuk bidang bisnis

.edu
edu (education) digunkan untuk bidang pendidikan atau perguruan tinggi


.net
net (network) digunakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa koneksi internet ISP (Internet Service Provider)


.org
org (organization) digunakan untuk badan sosial atau oraganisasi nirlaba


.mil
mil (military) digunakan untuk kemiliteran

.gov
gov (goverment) digunkan untuk pemerintahan

.biz
digunakan untuk bidang bisnis pada umumnya. Alternatif .com yang sudah banyak di internet


.info
tidak ada ketentuan, bisa digunakan oleh siapa saja

.name
 digunakan untuk perseorangan atau ribadi

.aero
digunakan untuk bidang industri transportasi udara

.pro
hanya digunakan untuk bidang-bidang profesionalisme, seperti dokter, pengacara dll


.museum
digunakan untuk situs museum

.coop
digunakan untuk bidang jasa koperasi


Itu baru sedikit dari ratusan ekstensi domain yang ada. Biasanya yang banyak dipakai oleh para pebisnis online adalah: COM, NET, ORG, INFO. 


2. Country Code Top Level Domain (ccTLD), yaitu ekstensi yang dipergunakan untuk kode negara atau wilayah independensi. Terdiri dari dua huruf, misalnya .ar untuk Argentina, .id untuk Indonesia, .sg untuk Singapura dan sebagainya.

Untuk Indonesia,  TLD .id  di bagi dalam beberapa second level domain sesuai dengan kepentingannya. 


TIPS MEMILIH NAMA DOMAIN YANG BAIK


Memilih nama domain tidak mungkin asal-asalan. Nama domain yang baik harus mencerminkan kandungan isi blog atau website yang akan dibuat. Kalau kita akan membuat blog tentang hobi bertanam misalnya, orang akan lebih tertarik jika nama domainnya "taman bunga" atau "berkebun praktis" daripada "hobi traveling" atau "bisnis pilihan". 

Perlu diketahui, nama domain yang bisa Anda daftarkan terdiri minimal 3 karakter dan maksimal 253 karakter. Penghitungan nama domain termasuk www hingga .(dot) dan ekstensinya. Jadi domain www.google.com itu terdiri dari 14 karakter.

Orang cenderung memilih nama domain yang pendek, sedangkan domain yang panjang biasanya dihindari. Tapi bukan berarti nama domain yang panjang tidak ada yang menggunakannya. Bahkan Google sendiri pernah membeli nama domain yang terdiri 26 huruf alfabet dari a sampai z. Bukan tanpa maksud, pembelian domain itu untuk kepentingan bisnis induk perusahaannya, Alphabet.

Nama domain terpanjang sejauh ini ternyata terdiri sebanyak 71 karakter, yaitu www.thelongestdomainnameintheworldandthensomeandthensomemoreandmore.com

Berikut tips dalam memilih nama domain yang baik yang bisa menjadi pertimbangan dalam memilih nama suatu domain.


Pilih nama domain yang pendek
Domain yang baik adalah domain yang pendek. Gunakan sedikit karakter dalam domain Anda. Semakin sedikit, maka semakin bagus. Gunakan nama domain dengan karakter tidak lebih dari 10 karakter.


Namun tidak mudah mendapatkan nama domain generik yang pendek (satu kata) dan bagus/cantik. Bisa dikatakan sudah tidak ada nama domain bagus yang terdiri dari satu kata yang masih tersisa. Karena pada umumnya sudah dimiliki orang lain. Sehingga kita harus memiliki alternatif lain. Yaitu dengan cara :
- Menambah satu atau dua kata lainnya yang masih relevan tapi jangan terlalu panjang (maksimal 20karakter). Contoh : Sepatumurahmeriah, Iklanbaristerjitu.
- Menggunakan tanda hubung (-) diantara dua kata. Misalnya : durian-gratis,

Mudah dihafal atau diingat
Nama domain yang sulit dihafal atau diingat mengurangi kesempatan pengguna internet mengujungi lagi suatu blog, karena mereka kemungkinan sudah lupa dengan nama blog tersebut. Para pengguna internet  menggunakan bookmark agar bisa kembali ke sebuah blog. Mereka hanya mengingat alamat blog favorit mereka dan tinggal mengetikkannya ketika mereka ingin berkunjung lagi. Jadi gunakan nama domain yang mudah diingat oleh pengunjung blog Anda. Contoh: bqhxs.com merupakan nama domain yang pendek namun susah untuk diingat.

Mudah dibaca dan dieja

Salah satu penyebab Anda kehilangan pengunjung adalah nama domain Anda sulit untuk dibaca dan dieja. Maka gunakan kata-kata yang banyak dikenal orang dan tidak kompleks sehingga mudah untuk dibaca dan dieja. Hal ini tentu akan mengurangi resiko kehilangan pengunjung akibat salah dalam pengejaan nama domain.

Prioritaskan nama domain yang berekstensi .com
Domain dengan ekstensi .com selalu jadi pilihan pertama. Kalau tidak ada barulah menggunakan .net, .org, .info.

Nama domain yang deskriptif
Banyak pengunjung yang akan langsung mendatangi blog Anda sebagai trafik tertarget jika Anda bisa mendeskripsikan isi blog Anda di domain Anda. Dengan begitu, pengunjung akan tahu blog apa yang akan dia kunjungi dilihat dari nama domainnya. Contoh : jika Anda sedang mencari produk buku dan hasil pencarian search engine memberikan dua nama situs yaitu tokobuku.com dan senang.com, maka situs mana yang akan Anda kunjungi? 


Nama domain yang mewakili tujuan
Jika tujuan anda untuk berbisnis, gunakan nama domain yang mengandung unsur bisnis anda. Jika bisnisnya handphone, pilih nama domain yang ada unsur handphone, misalnya gadgetku.com, hapemurah.com.

Usahakan mengandung kata kunci

Nama domain seharusnya mengandung kata kunci yang anda bidik dan gunakan tanda hubung (-) sebagai alternatifnya. Misalnya ilmupengetahuan.com sudah dimiliki orang lain, alternatifnya bisa ilmudanpengetahuan.com, ilmupengetahuandasar.com, ilmu-pengetahuan.com.

Nama domain yang tidak mengandung angka dan simbol

Sebisa mungkin jangan menggunakan nama domain yang menggunakan angka dan simbol tanda hubung (-). Karena dapat menimbulkan salah pengertian bagi orang lain. Misalnya domain123.com, bisa jadi orang mengetikan sebagai domainsatuduatiga.com. Hal ini membuat anda kehilangan calon pengunjung.

Jangan menggunakan nama domain yang ada hak ciptanya
Contoh nama domain yang ada hak ciptanya BCA, Ciputra, Google, Yahoo, Facebook, dan sebagainya. Bahkan sebaiknya juga Anda jangan menggunakan/mendaftarkan nama domain yang mengandung nama domain yang ada hak ciptanya atau merk yang terdaftar, bahkan yang mirip sekalipun. Hal ini untuk menghindari kemungkinan penuntutan secara hukum oleh pemilik nama atau merk tersebut.


Cari dan daftarkan segera!
Jika anda berniat membuat website atau blog, segera gali idenya, dan pilih kata kunci yang relevan untuk blog anda. Jika anda sudah menemukan nama domain yang sesuai, segera daftarkan secepatnya, sebelum kedahuluan orang lain! Karena prinsip pendaftaran nama domain, siapa yang pertama daftar, dia yang berhak.


CARA MEMBELI NAMA DOMAIN


Sebetulnya istilah membeli nama domain tidak tepat. Nama domain itu pada dasarnya disewa, bukan dibeli. Untuk terus memilikinya, Anda harus memperpanjang nama domain setiap tahun, istilahnya Renewal.

Masa sewa domain dihitung per tahun. Tapi bisa disewa untuk beberapa tahun sekaligus, maksimal selama 5 tahun setiap kali melakukan perpanjangan nama domain. Menyewa domain beberapa tahun sekaligus cukup menguntungkan. Selain lebih praktis karena tidak perlu memperpanjang sewa setiap tahun, juga harga sewan domain cenderung naik dari waktu ke waktu.

Selama Anda memperpanjang masa sewa domain, maka Anda berhak memiliki atau menggunakannya. Jika tidak lagi memperpanjang, maka nama domain tersebut akan berstatus expired dan bebas untuk digantikan atau diambilalih oleh orang atau pihak lain.

Jika Anda ingin memiliki suatu nama domain tertentu, maka Anda harus mendaftarkannya ke lembaga yang berwenang menangani pendaftaran nama domain, yaitu ICAAN.

ICAAN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) adalah lembaga yang menangani pendaftaran nama domain di seluruh dunia. ICAANN berdiri pada 18 September 1998 dan berkantor pusat di Marina Del Rey, California.

Dalam prakteknya, ICAAN mendelegasikan pendaftaran domain kepada Registrar. Yaitu orang atau lembaga yang ditunjuk menangani proses pendaftaran domain. Registrar domain ini ada di setiap negara. Anda bisa mendaftarkan nama domain ke registrar mana saja, baik yang di dalam negeri maupun luar negeri. Pendaftaran nama domain bisa dilakukan oleh perorangan maupun lembaga/perusahaan

Pendaftaran nama domain cukup mudah dan umumnya dilakukan secara online. Dan tidak memerlukan persyaratan formil seperti KTP atau Paspor misalnya, kecuali untuk domain negara (ccTLD, Country Code Top Level Domain (ccTLD) tertentu, seperti Indonesia.

Domain negara Indonesia yang bereksistensi .id, pendaftarannya membutuhkan syarat KTP maupun NPWP, tergantung jenis domainnya. (lihat : Daftar Nama Domain Di Seluruh Dunia)

Banyak tempat atau situs yang melayani pendaftaran nama domain, Anda harus benar-benar memilih yang kredibilitasnya sudah teruji. Untuk registrar dalam negeri, saya merekomendasikan dua nama yang terbukti bagus pelayanannya berdasarkan pengalaman pribadi selama ini. Yaitu CB WEBSPACE dan NEOHOSTER. Sedangkan untuk registrar luar negeri, sebagaimana banyak direkomendasikan di forum-forum diantaranya adalah GoDaddy, Name Cheap dan Namesilo.

Harga sewa nama domain ditetapkan berdasarkan USD, nominalnya bervariasi. Untuk .com harganya sekitar 9 USD. Namun ada juga yang lebih murah atau lebih mahal. Yang menarik, nama domain ini juga menjadi investasi dan diperjualbelikan.

Jika Anda menyewa domain pada registrar luar negeri, maka pembayarannya pun berupa dolar USD. Namun jika registrarnya dalam negeri, pembayarannya berupa mata uang rupiah.

Biasanya orang membeli nama domain cantik, menyimpannya (istilahnya Parkir Domain), lalu menawarkan pada orang lain yang berminat dengan harga yang mahal.

Harga sewa domain ada beberapa komponen yang menyertainya. Anda bisa menyewa nama domainnya saja, atau sekaligus dengan paket Hosting yaitu tempat untuk menampung data-data sebuah website dan sehingga dapat diakses lewat Internet.

Ibaratnya, nama domain itu adalah alamat usaha/toko, hosting adalah bangunan toko/kantor tempat menyimpan dan memajang barang-barang yang dijual.

Hosting ini tergantung kebutuhan Anda. Jika Anda akan membuat sebuah website yang self-hosting, artinya web yang memiliki tempat penyimpanan data sendiri, seperti website berbasis Wordpress.org, maka Anda mutlak harus menyewa hostingnya sekalian.

Tapi jika Anda membeli nama domain untuk diparkir/disimpan sebagai investasi atau akan Anda gunakan untuk custom domain pada blog gratisan seperti Blogger.com dan Wordpress.com, maka tidak perlu menyewa hosting, cukup domainnya saja.

Pada dasarnya, agar bisa diakses lewat internet, setiap web/blog membutuhkan domain dan hosting. Pada blog gratisan, domain dan hostingnya sudah disediakan pihak penyedia. Anda mungkin pernah membuka blog yang memiliki URL seperti www.namadomain.blogspot.co.id, itu adalah contoh blog gratisan dari Blogger.com.

Banyak pemilik blog yang kemudian mencustom blog gratisannya dengan menyewa domain TLD, sehingga blog gratisan tersebut setelah disetting, akan diarahkan ke domain TLD, menjadi www.namadomain.com atau www.namadomain.net atau lainnya. Jadi Anda bisa memiliki web/blog dengan domain keren tanpa harus menyewa hosting, cukup nama domain saja.

Selain nama domain dan hosting, registrar juga akan menawarkan fitur perlindungan data pribadi si penyewa domain yang disebut Domain Privacy Protection. Tentu saja tidak gratis, fitur perlindungan data identitas penyewa atau pemilik domain ini juga bisa disewa per tahun.

Jika penyewa domain tidak dilindungi dengan domain privacy protection ini, maka ketika dicek di internet melalui situs who is, maka data identitasnya akan muncul. Tapi jika menyewa fitur perlindungan privasi, maka yang muncul hanya nama perusahaan registrar.

Untuk mengetahui info pendaftaran domain dan memastikan bahwa domain yang disewa sudah terdaftar dan bisa digunakan, bisa dicek melalui situs who is atau biasa disebut juga sebagai domain checker. Dengan memasukkan nama domain yang anda miliki pada situs seperti https://who.is misalnya, maka akan muncul data-data seputar nama domain tersebut.

Demikian info tentang tips cara memilih nama domain untuk website yang perlu Anda ketahui jika berencana membuat sebuah blog atau website. 


Posting Komentar untuk "Tips Cara Memilih Nama Domain Untuk Website"