-->

Sejarah Dan Latar Belakang Hari Bhayangkara 1 Juli

Sejarah Hari Bhayangkara


1 Juli Hari Bhayangkara. Sejarah singkat Bhayangkara.

Setiap tanggal 1 Juli diperingati sebagai Hari Bhayangkara, yang merupakan hari ulang tahu kepolisian Indonesia. 

Tanggal 1 Juli ditetapkan sebagai Hari Bhayangkara karena bertepatan dengan turunnya Peraturan Presiden tahun 1946 No.11 yang dikeluarkan Presiden Sukarno.

Istilah Bhayangkara berasal dari bahasa sansekerta. Bhayangkara merupakan pasukan elite pada masa Majapahit yang bertugas mengawal raja serta keluarga inti kerajaan dari ancaman bahaya. 

Selain itu, pasukan Bhayangkara juga mengemban amanat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Inilah alasan Polri mengadopsi istilah Bhayangkara.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Bhayangkara memiliki arti: “Pangkat golongan tamtama dalam kepolisian di bawah bintara yang mencakupi bhayangkara utama satu, bhayangkara utama dua, bhayangkara utama muda, bhayangkara kepala, bhayangkara satu, dan bhayangkara dua.”

Sejarah Hari Bhayangkara


Sejarah awal terbentuknya Polri bermula sejak zaman penjajahan Belanda dan era pendudukan Jepang. Diawali pada tanggal 19 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) membentuk Badan Kepolisian Negara (BKN).


Selanjutnya, pada tanggal 21 Agustus 1945, Komandan Polisi Surabaya yakni Inspektur Kelas I (Letnan Satu) Mochammad Jassin, menyatakan bahwa Tokubetsu Keisatsutai atau Korps Polisi Khusus Angkatan Laut bentukan Dai Nippon Jepang, berganti wujud menjadi Pasukan Polisi Republik Indonesia. 

Selain bertujuan untuk membersihkan dan melucuti senjata serdadu Jepang yang masih tersisa, Pasukan Polisi Republik Indonesia dibentuk juga untuk membangkitkan semangat moral dan patriotik seluruh rakyat maupun satuan-satuan bersenjata republik. 

Pada saat itu, kepolisian di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri dengan nama Djawatan Kepolisian Negara. 

Polisi saat itu hanya bertanggung jawab masalah administrasi, sedangkan untuk masalah operasional bertanggung jawab kepada Jaksa Agung.

Selanjutnya pada 1 Juli 1946 diterbitkan Ketetapan Pemerintah Tahun 1946 No. 11/S.D. yang menyatakan bahwa Djawatan Kepolisian Negara bertanggung jawab langsung kepada Perdana Menteri. 

Berdasarkan inilah tanggal 1 Juli setiap tahun diperingati sebagai Hari Bhayangkara hingga saat ini.

Arsip Lain:

Pejabat Kapolri 1945-Sekarang


1. Komisaris Jenderal Polisi Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo (29 September 1945-14 Desember 1959)

2. Komisaris Jenderal Polisi Soekarno Djojonegoro (14 Desember 1959-30 Desember 1963)

3. Jenderal Polisi Soetjipto Danoekoesoemo (30 Desember 1963-8 Mei 1965)

4. Jenderal Polisi Soetjipto Joedodihardjo (9 Mei 1965-15 Mei 1968

5. Jenderal Polisi Hoegeng Imam Santoso (15 Mei 1968-2 Oktober 1971)

6. Jenderal Polisi Mohamad Hasan (3 Oktober 1971-24 Juni 1974)

7. Jenderal Polisi Widodo Budidarmo (26 Juni 1974-1978)

8. Jenderal Polisi Awaluddin Djamin (26 September 1978-3 Desember 1982)

9. Jenderal Polisi Anton Soedjarwo (4 Desember 1982-6 Juni 1986)

10. Jenderal Polisi Mochammad Sanoesi (7 Juni 1986-19 Februari 1991)

11. Jenderal Polisi Kunarto (20 Februari 1991-5 April 1993)

12. Jenderal Polisi Banurusman Astrosemitro (6 April 1993-14 Maret 1996)

13. Jenderal Polisi Dibyo Widodo (15 Maret 1996-28 Juni 1998)

14. Jenderal Polisi Roesmanhadi (29 Juni 1998-3 Januari 2000)

15. Jenderal Polisi Roesdihardjo (4 Januari 2000-22 September 2000)

16. Jenderal Polisi Surojo Bimantoro (23 September 2000-21 Juli 2001)

17. Jenderal Polisi Chairuddin Ismail (2 Juni 2001-7 Agustus 2001)

18. Jenderal Polisi Da'i Bachtiar (29 November 2001-7 Juli 2005)

19. Jenderal Polisi Sutanto (8 Juli 2005-30 September 2008)

20. Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri (1 Oktober 2008-22 Oktober 2010)

21. Jenderal Polisi Timur Pradopo (22 Oktober 2010-25 Oktober 2013)

22. Jenderal Polisi Sutarman (25 Oktober 2013-16 Januari 2015)

23. Jenderal Polisi Badrodin Haiti (17 April 2015-14 Juli 2016)

24. Jenderal Polisi Tito Karnavian (14 Juli 2016-23 Oktober 2019)

25. Jenderal Polisi Idham Aziz (1 November 2019-27 Januari 2021)

26. Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (27 Januari 2021-Sekarang)

Itulah sekilas sejarah Hari Bhayangkara yang diperingati setiap tanggal 1 Juli, semoga informasi ini bermanfaat bagi generasi muda Indonesia.


Labels: Hari Besar, Ragam

Thanks for reading Sejarah Dan Latar Belakang Hari Bhayangkara 1 Juli. Please share this article.

Share:

0 Komentar untuk "Sejarah Dan Latar Belakang Hari Bhayangkara 1 Juli"