Jika Whoosh Sampai Banyuwangi - Peluang, Tantangan Dan Perkiraan Angka



Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keinginannya agar proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) tidak berhenti di Jawa Barat atau Surabaya, melainkan diteruskan hingga ujung timur Pulau Jawa — Banyuwangi. 

Pernyataan itu muncul usai peresmian Stasiun Tanah Abang Baru (4 November 2025) dan langsung mendapat sambutan positif dari Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang menyatakan kesiapan daerah untuk mendukung rencana tersebut.

Di bawah ini artikel panjang dan terperinci yang membahas sekilas Whoosh, potensi manfaat untuk Banyuwangi, permasalahan utama yang perlu diatasi, serta estimasi waktu perjalanan, perkiraan harga tiket dan perkiraan anggaran bila jalur memang diperpanjang sampai Banyuwangi.


Sekilas tentang Whoosh


Whoosh adalah nama komersial proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung yang dioperasikan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sejak Oktober 2023. 

Whoosh dirancang sebagai kereta cepat dengan kemampuan operasional hingga sekitar 350 km/jam, dan sejak diluncurkan menjadi proyek infrastruktur transportasi nasional yang paling mencolok di Indonesia. 

Sumber resmi KCIC dan laporan internasional menjelaskan kapasitas dan kecepatan operasional ini.


Rencana perpanjangan & respons Bupati Banyuwangi


Dalam kunjungan kerja dan peresmian Stasiun Tanah Abang Baru, Presiden Prabowo menyebutkan harapan agar jalur Whoosh diperpanjang hingga Banyuwangi. 

Pernyataan itu langsung mendapat sambutan hangat dari Bupati Ipuk yang menyatakan dukungan daerah terhadap rencana tersebut, dengan argumen utama: peningkatan konektivitas, dorongan pariwisata, dan percepatan distribusi logistik di ujung timur Pulau Jawa. 

Beberapa media nasional pun memberitakan reaksi positif ini.

 

Mengapa Banyuwangi menarik untuk diperluas?

Beberapa alasan utama yang disebut pejabat dan pengamat:

  • Konektivitas wilayah: Menghubungkan ujung timur Pulau Jawa ke jaringan kereta cepat meningkatkan keterhubungan antarwilayah dan mempersingkat waktu tempuh lintas pulau Jawa. 

  • Pariwisata dan ekonomi lokal: Banyuwangi dikenal sebagai gerbang ke kawasan wisata (mis. Ijen, Pulau Merah) — percepatan akses dapat mendongkrak kunjungan wisatawan dan ekonomi jasa. 

  • Logistik & distribusi: Jalur cepat bisa mempercepat pergerakan barang dan mendukung rantai pasok antar kota besar di Jawa.


Estimasi waktu perjalanan Jakarta–Banyuwangi dengan Whoosh 

Data jarak bervariasi tergantung definisi (jarak udara vs. jalur rel/jalanan). Contoh referensi:

  • KA Blambangan Ekspres (rute rel jarak jauh) tercatat menempuh sekitar ~1.031 km dengan waktu tempuh ~16 jam 25 menit (rute jalur reguler antar-kota). detikcom

  • Perkiraan jarak jalan/driving antara Jakarta–Banyuwangi sering muncul di angka ~1.050–1.070 km (sumber peta/rute jalan). TopoNavi+1

Untuk konsistensi perhitungan (dan mengikuti asumsi yang umum digunakan), kita ambil jarak lintasan rel kira-kira 1.060 km sebagai contoh untuk estimasi waktu Whoosh bila dilanjutkan sampai Banyuwangi. 

Catatan: jarak sebenarnya akan bergantung pada trase final yang dipilih — jalur di pesisir vs. jalur tengah — dan panjangnya bisa berbeda puluhan kilometer.

Perhitungan waktu perjalanan sederhana (jarak = 1.060 km)

Rumus: waktu (jam) = jarak (km) ÷ kecepatan (km/jam).
Saya tampilkan perhitungan langkah-per-langkah untuk beberapa skenario kecepatan operasional:

  1. Kecepatan rata-rata 250 km/jam

    • 1.060 ÷ 250 = 4 + (60 ÷ 250) = 4 + 0,24 = 4,24 jam

    • 0,24 jam × 60 = 14,4 menit → 0,4 menit × 60 = 24 detik

    • Jadi: ≈ 4 jam 14 menit 24 detik (sekitar 4 jam 14 menit).

  2. Kecepatan rata-rata 300 km/jam

    • 1.060 ÷ 300 = 3,533333... jam = 3 jam + 0,533333×60 menit = 3 jam + 32 menit

    • Jadi: ≈ 3 jam 32 menit.

  3. Kecepatan puncak 350 km/jam (kemampuan teknis kereta cepat di beberapa kondisi)

    • 1.060 ÷ 350 ≈ 3,02857 jam → 3 jam + 0,02857×60 menit = 3 jam + 1,714 min ≈ 3 jam 1 menit 43 detik

    • Jadi: ≈ 3 jam 1 menit 43 detik.

Catatan penting: perhitungan di atas adalah hitungan ideal tanpa berhenti. Pada kenyataannya: pemberhentian stasiun, akselerasi/de-selerasi, batas kecepatan di beberapa segmen, pengaturan jalur, dan kondisi operasi akan menambah waktu. Dengan mempertimbangkan beberapa pemberhentian dan faktor operasional, angka praktis kemungkinan menjadi lebih lama — mis. tambahan 30–60 menit tergantung jumlah stop dan manajemen jadwal.

Sumber rujukan untuk perbandingan waktu rute reguler (kereta non-cepat) seperti KA Blambangan: rute panjang ~1.031 km membutuhkan waktu ~16 jam 25 menit pada jalur reguler. Ini menunjukkan bagaimana kereta cepat potensial memang bisa memangkas waktu perjalanan drastis.


Estimasi Harga Tiket Whoosh Jakarta–Banyuwangi 


Dasar pembanding: tarif Whoosh Jakarta–Bandung saat ini menggunakan tiket dinamis, dengan range contoh kelas premium ekonomi yang dilaporkan mulai Rp150.000 hingga Rp250.000 untuk rute 142 km (KCJB). Tarif ini bervariasi menurut kelas dan hari. Indonesia Baik+1

Pendekatan kasar untuk estimasi tiket jarak jauh:

  • Ambil contoh tarif Whoosh untuk rute 142 km: Rp150.000 – Rp250.000.

  • Hitung tarif per-km dari kisaran tersebut, lalu skala ke jarak 1.060 km (metode sederhana dan bersifat ilustratif — skema harga sebenarnya bisa berbeda karena model tarif, kelas layanan, subsidi, dan strategi komersial).

Perhitungan singkat (metode proporsional sederhana):

  • Jika Rp150.000 untuk 142 km → ~Rp1.056 per km → untuk 1.060 km ≈ Rp1.120.000.

  • Jika Rp250.000 untuk 142 km → ~Rp1.761 per km → untuk 1.060 km ≈ Rp1.866.000.

Jadi, perkiraan kasar tiket sekali jalan Jakarta–Banyuwangi dengan skema per-km sederhana berada di kisaran Rp1,1 juta — Rp1,9 juta, tergantung kelas dan kebijakan harga.

Sekali lagi: ini hanya estimasi kasar. Dalam praktiknya, tiket jarak jauh sering menggunakan struktur harga berbeda (segmentasi kelas, potongan jauh/jangka panjang, tarif malam, subsidi feeder, dsb.), sehingga angka final bisa lebih rendah atau lebih tinggi.

 

Estimasi Anggaran yang diperlukan 

Sebagai pembanding, proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (lintas ~142 km) sering disebut menelan investasi di kisaran USD 7,2–7,3 miliar atau setara ±Rp110–120 triliun dalam pemberitaan—angka yang kemudian dipakai sebagai referensi per-kilometer oleh pengamat. 

Jika dihitung secara sederhana:

  • Bila total KCJB ≈ Rp110,22 triliun untuk 142 km → biaya per km ≈ Rp776 miliar. (angka pembagi sederhana: 110,22T ÷ 142 km ≈ Rp776,19 miliar/km). Ekbis Sindonews

  • Jika jalur diperpanjang sampai ~1.060 km, dan biaya per-km diasumsikan sama (catatan: asumsi ini sangat kasar karena karakter trase berbeda akan mempengaruhi biaya), maka estimasi anggaran kasar menjadi:
    Rp776,19 miliar/km × 1.060 km ≈ Rp823 triliun (orde besar ratusan triliun rupiah).

Peringatan: angka di atas hanya illustrasi matematika sederhana berdasarkan asumsi biaya per-kilometer dari proyek awal. 

Realita:

  • Biaya per-km bisa lebih rendah pada segmen datar/pesisir (lebih murah) atau lebih tinggi untuk segmen sulit (terowongan, jembatan, pembebasan lahan padat).

  • Ada komponen pembiayaan tambahan (stasiun, feeder transport, depot, rolling stock tambahan, sistem tenaga, kompensasi sosial, dll.).

  • Skema pendanaan, kerjasama internasional, dan kemungkinan subsidi/penjaminan pemerintah akan mempengaruhi kebutuhan APBN/utang.

 

Proyeksi manfaat & risiko untuk Banyuwangi

Manfaat potensial:

  • Percepatan arus wisatawan dan barang; tumbuhnya layanan hospitality dan logistik. detikcom

Risiko yang perlu diantisipasi:

  • Beban biaya (bagaimana skema pembiayaan pusat-daerah diatur). Liputan6

  • Dampak lingkungan dan sosio-ekonomi dari pembebasan lahan.

  • Kesiapan konektivitas lokal (stasiun, last-mile transport) agar manfaat merata.

 

Penutup

Semua angka waktu-tempuh, tarif, dan estimasi anggaran di atas bersifat perkiraan berdasarkan data publik yang tersedia (sumber berita nasional dan pernyataan resmi KCIC), serta pendekatan perhitungan sederhana (jarak ÷ kecepatan; per-km cost extrapolation). 

Realitas akhir akan bergantung pada rancangan teknis, hasil nego pembiayaan, kajian kelayakan rinci, dan keputusan politik. 

Posting Komentar untuk "Jika Whoosh Sampai Banyuwangi - Peluang, Tantangan Dan Perkiraan Angka"

close